31 Juli 2013

Pemegang Merek Mobil Audi dan Volkswagen (VW) Umumkan Pengoperasian Pabrik

Rental Mobil Pekanbaru - PT Garuda Mataram Motor (GMM) agen tunggal pemegang merek mobil Audi dan Volkswagen (VW) segera mengoperasikan pabrik barunya di Cikampek, Jawa Barat, mulai September 2013 dengan total kapasitas 5.000 unit pertahun.

Andrew Nasuri, Chief Executive Office PT Garuda Mataram Motor, mengatakan nilai investasi pabrik pertama di Cikampek itu masih belum bisa dibeberkan karena prosesnya belum selesai.
"Saya belum bisa ngomong, katanya, Minggu (30/6)

Menurutnya, pabrik perakitan mobil Audi dan VW sekarang masih menggunakan fasilitas Indomobil Group di Pulogadung Jakarta dengan kapasitas produksi seluruhnya 2.000 unit pertahun. Aktivitas pabrik perakitan tersebut, lanjutnya segera dipindahkan ke pabrik baru di Cikampek yang memiliki kapasitas produksi mobil yang lebih besar dengan total 5.000 unit pertahun.

Dia menjelaskan dari total kapasitas produksi pabrik perakitan di Cikampek sebesar 5.000 unit pertahun tersebut, pada tahap pertama baru dipakai sekitar 3.000 unit pertahun yang dimulai pada 3 bulan mendatang. "Adapun varian kendaraan yang akan diproduksi di pabrik baru mulai September 2013 adalah Audi A4, Audi A6, VW Golf, VW Tiguan dan VW Touran, ujarnya.

Menurutnya, kapasitas produksi pabrik perakitan ini secara bertahap akan ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan pasar. Pada tahap pertama pabrik akan memulai produksi Audi sebanyak 500 unit oertahun dan selebihnya untuk varian VW.

Apalagi, lanjutnya permintaan pasar domestik terhadap kendaraan non Jepang cenderung terus meningkat, diantaranya ditandai dengan pertumbuhan penjualan Audi dan VW.

Andrew sebelumnya mengungkapkan prinsipal VW menggandeng Indomobil Grup merencanakan investasi pembangunan pabrik manufaktur di Cikampek dengan pada tahun 2017 dengan total produksi minimal 100.000 unit pertahun.

Pihak Indomobil Grup dalam kerja sama dengan VW telah menyiapkan lahan 60 hektare di Cikampek untuk membangun pabrik manufaktur. Berdasarkan perhitungan ekonominya, pabrik tersebut harus berkapasitas produksi minimal 100.000 unit pertahun.

Dengan beroperasinya pabrik manufaktur itu maka mobil VW dan Audi yang beredar di Indonesia tak lagi diimpor dalam bentuk komponen terurai (completely knocked down/ CKD) sebelum dirakit di pabrik perakitan di Pulogadung, Jakarta.

Dengan demikian, realisasi pembangunan pabrik manufaktur VW di Cikampek pada 2017 itu akan menyerap sejumlah tenaga kerja baru dan mendorong penggunaan komponen lokal sekaligus menjadi pabrik otomotif Audi kedua di Asia Tenggara setelah di Malaysia. Selain Audi dan VW prinsipal non-Jepang lainnya juga mulai agresif menambah investasi. Sumber Bisnis Indonesia, 1 Juli 2013